Hasrat Menulis Terbentur Mager

Saya mager buat menulis, termasuk tulisan ini. Dulu saya masih penasaran pengen ngeluarin uneg-uneg keseharian di blog pas SD kelas 5. Lama-lama rajin nulis, walau nggak rajin-rajin amat alias masih ada bolong-bolongnya. Sekarang, dengan adanya tugas menulis paper pun juga rasanya malaaaaaaaaaaaas banget. Serasa sudah hilang passion saya di bidang tulis-menulis.

Sementara itu, passion saya berpindah ke startup dan ngegame. Nge-startup baru mulai hypenya pas awal kuliah. Sementara ngegame sudah saya lakoni sejak kecil dulu.

Mau nggak mau harus saya paksa nulis, soalnya saya masih ada beberapa kewajiban menulis, seperti tanggungan menulis di Indonesian Otaku, tugas membuat paper, tugas membuat laporan presentasi tubes, dan sebagainya.

Maka jadilah tulisan pos ini, yang tak berarti apa-apa. Cuma ramble tak niat dan nggak jelas dari seorang mantan blogger muda yang sekarang udah 21 tahun ini.

Semoga dengan menulis pos ini, saya bisa lebih semangat lagi buat menulis. Semoga aja. Semoga. Aja.

Advertisements

Cerita Saya Menjadi ‘Babysitter’ Anak Kucing Selama 5 Hari

Mumpung anak kucingnya lagi pada tidur, saya sempetin buat nulis ini sekarang. Soalnya kalau saya tulisnya pas mereka bangun, bisa-bisa saya bakal diganggu banget sama mereka. Ntar malah gak fokus. Dan sekaligus juga nulisnya pas hari terakhir mereka bakal dipulangkan, jadi biar nggak lupa-lupa amat soal cerita jaga anak kucing yang dititipkan ke saya ini.


Jadi awal mula ceritanya, tanggal 8 Januari ada teman saya yang tanya di grup kelas kalau siapa yang bisa bersedia buat dititipkan anak kucing. Berhubung saya gabut dan gak ada kerjaan di kosan, sekaligus sepi juga karena nggak ada yang menemani, akhirnya saya bersedia untuk menawarkan kesanggupan menjaga anak kucing teman saya ini. Pembicaraan pun berlanjut di japri dan saya pun deal dengan teman saya ini. Lumayan lah, mengisi sisa-sisa hari libur kuliah dengan menjaga anak kucing.

Continue reading “Cerita Saya Menjadi ‘Babysitter’ Anak Kucing Selama 5 Hari”

Review Civilization VI – Penerus dari Fusion Dua Sekuel Sebelumnya

Akhirnya… setelah sekian lama barulah sekarang bikin review lagi yak. Maafkan atas kegabutan kesibukan saya selama ini. Review ini saya bikin juga atas dasar pemanasan karena sudah lama tidak menulis.

Review ini ditulis oleh saya, fanboy Civilization yang baru main Civilization V, Civilization: Beyond Earth, dan Civilization: Alpha Centauri (ini game jadul banget, tapi sengaja saya coba karena pengen tahu seperti apa perbedaannya dengan Civilization: Beyond Earth). Mohon maaf bagi para veteran Civilization yang sudah main dari jaman jebot, main Civilization pakai PC lama sampai sekarang ini. Kalau saya ada salah, mohon dimaapkeun.

Continue reading “Review Civilization VI – Penerus dari Fusion Dua Sekuel Sebelumnya”

Tak Jadi Tanding Overwatch di MOL Gamers Day Bandung 2016

Tulisan ini dibuat berdasar perspektif saya ya, jadi kalau ada yang kurang atau misinformasi mohon dikoreksi. Terima kasih.

Ketika saya baru saja pulang dari gathering Overwatch di Jakarta, saya baru tahu kalau ada turnamen di minggu depannya. MOL bekerja sama dengan Blizzgamers ID membuat sebuah turnamen mini untuk Overwatch. Saat itu saya baru tahu infonya dan segera mencari tim, saat itu juga ada teman yang nawarin slot untuk main di timnya mereka. Mendadak banget sih, jadi yaaaa nggak punya persiapan banyak-banyak sebelum main langsung di event.

Eventnya sendiri sih dari awal publikasinya sih saya rasa oke-oke aja ya. Ada informasi. Ada poster. Ada hadiah dalam bentuk MOLPoints. Dan untuk ikut turnamennya, gratis. Ada live bracketnya juga. Tapi, saat di hari H, malah ada masalah.

Continue reading “Tak Jadi Tanding Overwatch di MOL Gamers Day Bandung 2016”