Tak Jadi Tanding Overwatch di MOL Gamers Day Bandung 2016

Tulisan ini dibuat berdasar perspektif saya ya, jadi kalau ada yang kurang atau misinformasi mohon dikoreksi. Terima kasih.

Ketika saya baru saja pulang dari gathering Overwatch di Jakarta, saya baru tahu kalau ada turnamen di minggu depannya. MOL bekerja sama dengan Blizzgamers ID membuat sebuah turnamen mini untuk Overwatch. Saat itu saya baru tahu infonya dan segera mencari tim, saat itu juga ada teman yang nawarin slot untuk main di timnya mereka. Mendadak banget sih, jadi yaaaa nggak punya persiapan banyak-banyak sebelum main langsung di event.

Eventnya sendiri sih dari awal publikasinya sih saya rasa oke-oke aja ya. Ada informasi. Ada poster. Ada hadiah dalam bentuk MOLPoints. Dan untuk ikut turnamennya, gratis. Ada live bracketnya juga. Tapi, saat di hari H, malah ada masalah.

Jadi, awal permasalahannya bermula ketika saya sedang bawa motor, teman saya yang saya boncengi memberi kabar bahwa turnamen Overwatch dipindah dari main stage di BEC ke Cyberia Pasteur. Kebetulan teman saya ini kerja di Cyberia alias tempat warnet premium. Mereka bilang, pihak panitia turnamen sudah coba kontak ke sana untuk minta izin mengadakan turnamen karena komputer yang disediakan di BEC belum siap untuk dipakai tanding. Tapi kami masih nekad pergi ke BEC untuk regrup dengan tim saya.

Sesampai saya di sana, komputernya masih direstore backup supaya tersedia game Overwatch dan game lainnya. Tanpa waktu lama, saya coba tanya ke kenalan saya di MOL. Katanya, ini komputer-komputernya sedang diusahakan secepat mungkin untuk siap dipakai tanding nanti. Bahkan teknisinya pun sedang kewalahan mengurus hal yang serba mendadak ini, tambahnya. Terus saya diberitahu bah diwa jadwal main masih tetap mulai dari jam 3, dan jikalau komputernya masih belum siap juga, terpaksa ke plan B. Main di Cyberia Pasteur.

Tunggu menunggu sampai jam 3, dan ternyata benar. Komputernya belum kunjung siap pakai. Kami langsung meninggalkan BEC dan pergi ke Pasteur.

Di sana, saya ketemu beberapa teman yang saya kenal, tim Revival, cece Momo-chan, dan ada juga teman kampus saya yang ikutan tanding main tapi masih bingung mau ikut tim mana. Terakhir kali saya tanya sih dia sudah dapat tim, tapi anggotanya kurang.

Saya masih bersabar menunggu giliran main. Sesekali saya menghabiskan waktu dengan ngobrol, diam sejenak, dan baca ebook.

Beberapa kesalahan yang saya temui ketika tandingnya di Cyberia Pasteur, salah satunya adalah butuh waktu lagi untuk persiapan tanding. Mengingat di sana mainnya sebelah-sebelahan dan dipisah dengan kaca tembus pandang, maka panitia mesti menutupi lagi kacanya dengan papan. Kemudian.. sepertinya equipment main yang disediakan juga kurang. Ada teman saya yang bilang “kenapa alat main yang di BEC nggak dibawa ke sini (Cyberia Pasteur) juga?”. Terus koneksi di sana juga katanya ngelag, ya? Saya dengar sih begitu. Dan terakhir, ada beberapa komputer yang tidak bisa dipakai karena alasan terlalu sering ganti ID di IP yang sama, sehingga Blizzard nge-ban komputer yang pakai IP itu selama selang waktu beberapa menit. Kan nggak mungkin ngaret lagi mainnya dan musti main di satu ruangan, sementara satu ruangan cuma tersedia lima tempat (sedangkan satu tim Overwatch terdiri dari enam pemain). Jadi keputusannya, satu tim ada yang tanding di ruang terpisah, dengan ketentuan tiga orang di satu ruangan.

Match pertama mempertemukan tim teman saya dengan tim Revival secara langsung. Jatuhnya juga mereka main MMR rasa quick play. Nggak ada rasa kompetitifnya sama sekali. Ketika saya lihat mereka sudah selesai main, mereka tertawa. Tapi nyatanya mereka kalah. Niat ya, nggak sedih karena kalah gitu, hahaha. Habis teman saya dan Revival selesai main, turnamen lanjut ke match berikutnya

Saya tunggu, tunggu, tunggu, sampai jam setengah enam sore, dan.. ternyata nggak jadi main di sana! Malah balik lagi ke BEC. Saya coba tanya ke tim, katanya iya dipindah, kalau mau nonton silakan, nggak juga nggak apa apa. Soalnya udah ada anggota tim yang salty duluan karena kelamaan nunggu jadwal main yang ngaret, ada juga yang nggak bisa main karena udah malem. Saya putuskan untuk pulang saja lah. Mana rencana saya sebelumnya juga sudah keteteran gara-gara pelaksanaan eventnya nggak matang.

Ketika sampai di kosan, saya cek tanggapan teman-teman yang masih stay di BEC, katanya masih lanjut main, kondisi lapangan juga kosong soalnya tim lawan nggak jadi main juga. Tapi ya udah keburu males dengan keadaan seperti itu. Dan rupanya tim Revival juga yang menang.

Selamat deh buat tim Revival. Demi dilempar BEC-Pasteur dan semangat ngedrop gara-gara eventnya amburadul, tapi masih bisa menang. Entahlah, tapi saya jadi mikirnya semua tim selain Revival jadi terkesan mengalah karena dari eventnya sendiri yang nggak jelas.

Ya semoga untuk ke depannya Blizzgamers dan MOL kalau bikin acara game Blizzard lagi, tolong diusahakan dipersiapkan dengan matang. Soalnya ini mereka juga sebelumnya mengalami kesalahan di acara juga saat gathering Overwatch Jakarta. Saya prihatin kalau kejadian seperti kemarin terulang lagi. Bisa jadi rapor merah buat mereka.

Advertisements

One thought on “Tak Jadi Tanding Overwatch di MOL Gamers Day Bandung 2016

  1. Hi mas Ade, terima kasih banyak atas review nya. Sebelumnya kami meminta maaf atas kejadian yang dialami mas Ade dkk. Hal ini akan menjadi pelajaran buat kami sehingga bisa mengorganisasi turnamen2 Blizzard di kemudian hari.

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s