MangaRev #1: Mill

MangaRev #1: Mill

Sebagai langkah awal, di post ini saya mulai mengulas manga dan memberi judul MangaRev yang merupakan kependekan dari Manga Review. Supaya keren saya singkat saja jadi MangaRev haha.

Karena selama ini saya belum ada review manga di blog ini (ada sih satu di Facebook, tapi memang belum ada sama sekali di blog), oleh karena itu saya kepengen buat juga di blog.

Untuk ulasan manga pertama, saya akan mengulas manga bernama Mill. Kelihatannya namanya kebarat-baratan, namun ini yang jadi appealing point untuk saya baca.

Awal saya tahu komik ini sih sebenarnya ketika saya lihat seorang kenalan di Facebook (let’s just say it my acquaintance) membagikan potongan gambar dari komik ini. Kelihatannya sih menarik, soalnya ada figur kucing dan saya juga suka kucing. Karena saya terlalu malas untuk menanyakan nama manganya, saya langsung saja menggunakan  teknik reverse image search menggunakan Google Images. Dan ketemulah manga Mill di hasil pencarian.

Seri komiknya sendiri sudah tamat, sampai volume 6, di kala saya cek di Baka-Updates Manga, namun yang sudah diterjemahkan baru sampai volume 4 saja.

Saya coba baca dari awal nih. Seorang lelaki bujang bernama Soejima Aki yang kesehariannya menjalani hidup sebagai seorang anak SMA yang merantau tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran seorang gadis tampak berpenampilan seperti layaknya anak SMA juga, tak disangka-sangka rupanya dia adalah Mill/Miru, kucing peliharaannya Aki, yang ditinggal pergi olehnya saat merantau dari Fukuoka ke Tokyo, kabur dari rumah kemudian pergi ke kostnya Aki.

Rahasia yang selama ini dipendam oleh Mill ternyata membuat Aki sadar bahwa Mill ternyata bakaneko, kucing yang dapat berubah wujud menjadi manusia. Walau berubah wujud, tetapi penampilannya tampak awet muda karena saat dia menjadi bakeneko, saat itu jugalah penampilannya terus bertahan sampai saat Mill ketemu Aki di kostnya. Seharusnya umur Mill yang sebenarnya adalah 86 tahun, namun penampilannya masih seperti ketika ia baru menjadi bakeneko yaitu saat berumur 16 tahun.

mill3

Karena usianya yang sudah tua itulah, cukup aneh bila Mill ternyata bisa memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan amat baik seperti seorang nenek. Tapi karena Aki sayang banget sama Mill, maka semuanya dirasa baik-baik saja. Dan sejak hari itu pulalah mereka tinggal berdua layaknya hubungan kucing peliharaan dan majikannya.

Selama Mill tinggal di ‘rumah baru’ bersama Aki, dia mulai mengenal orang-orang yang ada di sekitar Aki, seperti teman-teman sekelasnya dan ibu penjaga warung makan tempat Mill bekerja (oh ya, dia kerja part-time juga di sana). Namun, seiring waktu berjalan, Mill mulai mencurigakan dan mulai dicurigai. Mulai dari ibu penjaga warung makan sampai Haruomi yang hampir sempat membuat identitas Mill sebenarnya terbongkar (walau sebenarnya masih belum). Namun sampai saya baca rilisan translasi teranyar keluar, hanya Aki yang tahu wujud bakeneko yang ia temui di sekitarnya.

mill2

Di chapter 8, diilustrasikan bagaimana Mill nggak bisa lepas dari Aki. Sewaktu Mill sudah terpisah dari majikan lamanya dan bekerja sampingan kemudian kabur gara-gara Mill melihat kertas pencarian kucing yang ternyata adalah dia, di tengah jalan dia menemukan Aki kecil yang sedang mengelus-elus kucing liar. Mill menegurnya. Akan tetapi, Aki masih menyimpan rasa sayangnya terhadap kucing yang dulu ia sempat pelihara. Sontak Aki membela diri dan menyatakan bahwa ia akan menjaga kucing yang ‘nggak akan pernah mati’ sampai akhir hayatnya. Walaupun sifatnya buruk, tetap akan Aki jaga, begitu katanya.

Sebentar… di sini saya merasa iba. Mungkin saya rasa dimensi dunia manga menjadikan manga yang saya baca ini seolah-olah bisa menjadi ‘kenyataan’, namun emosi saya ketika membaca momen yang digambar dalam halaman tersebut, perasaan saya jadi sedih (cielah). Sedih sekaligus terharu melihat loyalitas Aki terhadap kucing. Sebagai seorang penggemar kucing, saya juga salut melihat dia konsisten dalam menjaga kucing.

mill4

Cerita berlanjut dengan ketemunya bakeneko baru di sekitaran kampus sekolah Aki. Bakeneko yang dimaksud adalah kucing ‘hidung pink’ yang dimiliki oleh ketua klub penggemar kucing kemudian hilang. Alasan terkuat saya mengapa hilang sih karena kuicng tersebut baru menjadi bakeneko. Hal ini semakin diperkuat ketika kucing ‘hidung pink’ ada di atas pohon, kemudian jatuh dan berada dalam wujud manusia. Setelah pengamatan cukup dalam, Aki akhirnya sadar kalau cewek yang juga kerja paruh waktu di sebuah konbini ternyata adalah bakeneko yang bernama Momono Hana. Aki pun mengajak Hana untuk berkenalan dengan bakeneko peliharaannya, Mill. Semenjak saling kenal, Hana dan Mill pun jadi dekat dan Aki merasa dijauhkan oleh Mill.

mill5

Cerita semakin rumit ketika Aki mengingat dan bertemu dengan mantan lamanya, Nakagoshi Aya. Aki berpacaran dengan Aya karena dulunya Aya sempat terjerat kasus yang membuat reputasinya hancur. Di saat itulah Aki menolongnya dan kebaikannya Aki membuat hati Aya luluh, sehingga mereka pun berpacaran. Sempat putus karena di saat Mill melihat mereka berdua, Mill mencakar mukanya dan membuat Aya terpaksa memutuskan Aki. Namun tampaknya saya melihat ada tanda-tanda cinta lama bersemi kembali.

Kembali ke Mill. Walaupun wujud sebenarnya adalah seekor kucing, namun sampai umur ke 86 tahun, Mill masih susah menentukan hati mana yang cocok ia jadikan batu sandaran hidupnya. Saat Aki kecil masih muda, sebenarnya hati Mill sudah luluh dengan dedikasi Aki akan menyayangi kucing yang tidak akan pernah mati. Akan tetapi karena Mill juga sudah berubah menjadi bakeneko, maka sifat iri sebagai kucing peliharaan (dan juga manusia) membuat Mill terkadang ngambek dan galau saat Aki sedang dekat dengan cewek lain. Wajar sih, menurut saya..

Yang bikin saya kesal sekaligus menjadi bertanya-tanya di akhir adalah saat Aki sudah mengikuti acara reuni dan Mill juga ternyata mengikuti reuni sesama bakeneko. Di saat Mill datang menemui sesepuh bakeneko, ternyata sesepuh mencoba memisahkan mereka berdua dengan alasan ‘tidak bisa seorang manusia hidup bersama dengan bakeneko karena di kemudian hari akan menyesal karena hancurnya hubungan kalian’. Sesepuh yang bernama Matsugorou ini juga bilang hal yang sama dengan Aki, akan tetapi Aki menolak mentah-mentah bahwa ia akan berpisah dengan Mill. Tetapi kehadiran Aya di pertengahan seri manga membuat kepala saya terngiung-ngiung dengan beberapa pertanyaan. Apakah Aki dan Aya bakal balikan? Bagaimana nasib Mill, apakah dilantarkan? Apa Mill bakalan terusan ngambek dan nggak terima Aki terus-terusan dengan Aya? Soalnya saya lihat tuh Mill sendirian begitu, dan sebagai seorang kucing yang berubah wujud menjadi bakeneko, bukannya malah bikin hidup makin santai malah bikin nggak tenang. Saya berharap semoga endingnya bakalan menyenangkan… semoga saja.

mill6

Membaca manga ini membuat saya terpikir untuk secepatnya mengadopsi kucing. Karena saya yang saat ini masih tidak terikat hubungan dengan cewek… membaca manga ini seolah-olah ketika suatu saat saya mengadopsi dan merawat kucing, perasaan saling menjaga dan sayang terhadap kucing peliharaan menjadi amat sangat bermakna selama saya merantau, mungkin begitu.

mill1

 

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s