Tak ada festival sekolah untukku tahun ini

Tahun ini, saya akan tidak hadir dalam festival sekolah tahun ini, yang mana di sekolah disebut sebagai FOS (Festival of Smansa).

Lha, kok bisa begitu?

Pertama, I insist not to come any interesting events I would like to, that will be happened for these 10 months. Tidak bakal ada acara yang saya ikuti selama sepuluh bulan mendatang. Namun begitu, saya tetap bakal berencana untuk bikin acara gathering untuk komunitas saya dua kali lagi, yaitu pada saat liburan semester dan perpisahan sebelum pindah ke pulau Jawa.

Kedua, my parents not allowed me to attend. Karena semestinya saya fokus dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya, ditambah lagi dengan tenggat waktu menjelang ujian-ujian yang semakin mendekat, serta alasan orangtua yang juga saya setuju. Setidaknya untuk kebaikan diri saya sendiri dan dampaknya ke orang lain.

Ketiga, the event seems boring for me to come. Apa sih yang menarik, toh acaranya juga kurang lebih sama kayak dua tahun sebelumnya di mana saya juga ikutan hadir, tentunya dengan kesalahan fatal di bagian ticketing dan penempatan booth yang amburegul ameswey.

Keempat, I need to remain myself from crowds. Butuh ketenangan jiwa dari keramaian yang ada. Sebenarnya oke-oke aja sih saya untuk bisa hadir ke FOS, tapi yaaaaa karena udah kebawa rasa males, jadinya memutuskan untuk tidak hadir.

Kelima, the festival’s entry fee is more expensive than last year. Bener-bener dah, harganya yang jauh lebih mahal bikin males untuk datang. Pre-early birds 50 ribu, early birds 60 ribu, dan pre-sale 70 ribu serta harga on the spot jadi 80 ribu. That’s terrible, man.

Keenam, my current account I should pay made me not to contribute anything on friends’ booth. Banyak hutang dan kewajiban lain yang musti dilunasi membuat saya musti melewatkan membantu perjuangan teman-teman sehobi dalam membuka booth di FOS nanti. Saya yang dulunya menggemari sekali animanga dan dunia di sekitarnya, perlahan-lahan mulai berkurang dan kini sudah enggak terlalu meminati lagi. Walau masih ada rasa minat, tapi enggak separah dulu lah.

Ketujuh, I need more sleep. Pengen tidur lebih lama. Hahaha.

Dan yang terakhir, I need to be alone to finish my writings and my notes. Masih banyak tulisan-tulisan seperti tulisan perjalanan liburan ke Bandung, kisah cinta, dan juga tulisan buzzing tentang Sebangsa yang musti saya selesaikan. Tak lupa saya juga musti menyelesaikan catatan yang tertinggal. Dan juga butuh ketenangan tersendiri untuk belajar.

Mungkin kalian berpikiran bahwa saya orangnya yang mubazir akan waktu dan bakal tidak menikmati masa-masa indah SMA karena hanya tidak mengikuti acara festival sekolah ini. Saya sendiri sudah ikut kok di dua kali acara festival sekolah sebelumnya, jadi tidak masalah dong. Yang menjadi masalah semestinya adalah bagaimana saya bakal menghadapi rintangan dan cobaan ke depannya menuju fase kuliah yang sarat krisis identitas dan eksistensi.

Pokoknya, titik. Saya bakal menikmati diri sendiri di rumah besok.

Well, sekian dulu untuk hari ini.

Advertisements

2 thoughts on “Tak ada festival sekolah untukku tahun ini

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s