Kalau dipikir-pikir, kucing itu…

3bc1cace55b611e3804c120746845c43_8Kucing itu… hewan mamalia yang termasuk derivasi dari macan, harimau dan singa. Mengalami proporsi tubuh yang mini dibanding mereka bertiga. Memiliki empat kaki, berjari empat yang terdapat cakar dan bantalan empuk, berguna untuk melakukan aksi stunt (baca: lompat dari ketinggian yang cukup tinggi).

Secara naluriah, kucing mencari makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan lambungnya. Kucing mencari pasangannya, memuaskan hasrat seksualnya dan kemudian melahirkan dua sampai empat anak. Anak-anak yang baru dilahirkan belum dapat melihat secara sempurna, dan baru dapat melihat total setelah beberapa hari.

5701da30599f11e3b7830afd819a2d90_8

Pada fase berikutnya, anak-anak kucing ini harus diletakkan di tempat yang diketahui oleh sang ibu kucing. Mengapa demikian? Saya dulu pernah mengalami hal yang naas dengan anak kucing, yang ternyata ibunya sudah meninggal duluan, kemudian disusul oleh anaknya. Susu formula dan susu ibu kucing lain pun tak membantu.

Kemudian, seiring perkembangannya, yang saya ketahui, anak-anak kucing ini diajar jalan, makan, dan ‘membela diri mereka’, dimulai dengan berantam dan main cakar-cakaran antar sesama anggota keluarga.

91c010304f6111e390190ab1266d2131_8

Kucing sebagai salah satu hewan yang tergolong hewan peliharaan karena sifatnya dan tubuhnya yang kecil, juga perlu dirawat dan diberi kasih sayang. Mereka senang kalau ada yang mengurusi, dielus-elus, diberi tempat tidur yang empuk, diajak main bareng, bahkan dimandiin (yakali… asal gak kena cakarannya aja haha).

794aca84599f11e3a0e412706257dc05_8

Mungkin ada beberapa kucing yang bisa bergaul dengan kucing lainnya dengan baik, atau justru malah saling ngeong-ngeongan karena saling memperebutkan lahan kekuasaan? Bisa jadi. Malahan, ada dari kucing yang dapat berhubungan baik dengan binatang lainnya, seperti anjing, ayam, dll.

Di rumah saya sendiri, sudah banyak kucing yang tinggal menetap dan kemudian pergi dengan berbagai alasan. Ada yang karena memang sudah umurnya tua sehingga dibawa pergi ke suatu tempat dengan mobil. Ada pula yang karena mati mengenaskan, entah itu ditabrak motor atau kelindes mobil.

Sekarang ini sih di rumah, ada kucing yang kesehariannya memang sudah pengen tinggal di rumah ini, dan setia menunggu makannya tiap pagi, sore, dan malam. Kucing itu betina, tergolong semi-liar, warna tubuhnya belang oranye-hitam-putih, dan mungkin ada sedikit goresan luka akibat bertengkar dengan kucing lainnya. Kucing ini, menurut saya ya, sudah berhubungan dengan satu kucing jantan hitam yang rada malu-malu saat didekati, dan dari hasil hubungan tersebut melahirkan lebih dari delapan kucing. Dan kedelapan kucing ini saya pun juga rada bingung ke mana nasibnya. Yang saya lihat cuman dia sendiri, dan biasanya kalau engga ngacir ke sana sini, paling tidur di kursi plastik berwarna hijau yang cukup besar untuk senderan.

Kucing pun, di segi umur, sama seperti layaknya manusia. Mereka tidak akan bertahan lama, mau itu sebentar atau lama. Dan apakah yang terjadi jika mereka sudah tiada? Mungkin saja mereka diberi keberkahan oleh Tuhan, yang dinamakan dengan ‘surga’. Mungkin gak sih mereka masuk neraka? Mungkin aja. Mereka bisa aja berbuat keburukan atas insting/naluri yang mereka miliki. Bagaimana dengan akal? Mereka kan enggak punya? Ya karena ketidakpunyaan akal tersebut, ada kemungkinan bahwa mereka mungkin masuk surga dan tidak mungkin masuk surga.

Sedih saat ditinggalkan? Sedih dong. Siapa sih yang engga sedih saat kehilangan kucing? Orangnya pasti enggak punya hubungan yang erat dengan kucingnya ya.

Dan, yang paling penting dari semuanya, bahwa kucing itu imut. Ya, imut. Imut. I tambah mut, jadi imut. Oke, imut. Cukup sekian, dan sampai jumpa di postingan berikutnya.

61b2797c4ea411e3bad01215527ad906_8

(foto oleh @orangkucing)

Advertisements

4 thoughts on “Kalau dipikir-pikir, kucing itu…

  1. Bro, ada salah tulis nih sepertinya –> “yang ternyata ibunya sudah meninggal duluan, disusul oleh ibunya.”

    Ya, aku juga pernah pelihara kucing, jagoan lagi.

    1. Kucing-kucing liar memang agak ribet ngurusnya sama kucing-kucing yang kamu beli di toko binatang. Mungkin karena ibu kamu yang mikirnya kucing liar bikin rusak rumah kamu, itu sih wajar-wajar aja. Coba deh pelihara kucing yang jinak dan cocok dipelihara, kayak kucing Persia dsb.

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s