Mengapa si gebetan ngetweet keluh kesah melulu?

Sebelumnya ada cerita yang menjadi pondasi dasar mengapa si gebetan bisa sampai keluh kesah terus tiap kali saya lihat dia ngetweet di luar jam-jam saya main Twitter-an. Yaaaaaaaa, paling enggak distalk dikit lah. Dikiiiiiiiit aja. Hehe.

Nah, jadi, sebenernya saya sama gebetan udah lama nih mesem-mesem. Saling sapa di sekolah (malah doi yang sapa duluan, aih mak), mensyen-mensyenan tiap kali doi ngetweet. Saya bagaikan stalker yang senantiasa setia dengan kicauannya, tidak peduli kapan. Sampai saya cek di Twitter doi, malah kebanyakan jumlah mention saya ke doi jauh lebih banyak daripada ke yang lain. Mungkin dia cukup heran, namun setelah itu kondisinya jadi tidak mencengangkan lagi.

Nah, belakangan ini, si doi, sebut saja Arifah (bukan nama sebenernya), kan ceritanya ngetweet keluh kesah mulu nih. Entah itu dia persoalkan si cowok lah, begini lah, begono lah. Mungkin kasusnya si cowok ini enggak teguh pendirian. Ibarat tiang yang gampang tergeser. Padahal si cowok ini udah berusaha melakukan pendekatan, namun apa yang terjadi? Woh, si cowok berani-beraninya deketin cewek lain. Mungkin ia sudah lelah dengan si cewek yang jauh-jauh hari udah jual mahal. Mulai dari jadi kaki tangannya lah, curhatannya juga masih malu malu kucinglah, dan sebagainya. Si laki-laki ini awalnya ingin berhenti menyukainya dan mencoba segala cara, mulai dari mute Twitternya sampai menjauhinya di sekolah. Namun, apa yang terjadi? Si Arifah malah santai aja. Si laki-laki malah makin stress. Alhasil, segala cara yang dicobanya pun gagal, dan terakhir-terakhirnya dibatalkannya semua cara itu.

Ketika Arifah ngetweet keluh kesahnya itu, si laki-laki ini jadi mikir yang macem-macem. Ada beberapa probabilitas yang diketahui meresahkan si laki-laki ini:

  • Merasa menyesal telah mendekati cewek lain
  • Dianggap lemah dari permainan psikologis wanita
  • Lembek digituin olehnya
  • Atau jangan-jangan si laki-laki malah kegeeran, yang dimaksud olehnya adalah si laki-laki dari kelas/sekolah/tempat yang berbeda

Wah, enggak tahu lah. Pokoknya yang saya ketahui hanya segitu aja.

Dan sebenernya siapa sih si laki-laki itu? Ya sebenernya sih saya. Cuman, males aja menggunakan sudut pandang aku-an/pertama.

Advertisements

6 thoughts on “Mengapa si gebetan ngetweet keluh kesah melulu?

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s