Kuper di Dumay dapat mengucilkan Anda, percayalah

Ada orang yang mengatakan bahwa kehidupan di dunia maya, atau bisa juga disebut dengan dumay, sama dengan kehidupan di dunia nyata. Dan ada juga yang mengatakan bahwa kehidupan maya jauh lebih mengasyikkan dariapda kehidupan nyata, kecuali jika Anda terlalu sering berada di depan layar daaaaaan tidak sering bergaul dengan teman-teman Anda di luar.

Sebenarnya, Anda boleh-boleh saja bergaul dengan teman-teman Anda di luar, boleh dengan mengajak teman-teman Anda bermain bola, futsal, atau olahraga lainnya. Atau juga bisa mengajak teman-teman Anda hangout ke tempat jalan-jalan yang asyik. Dan masih banyak lagi segudang aktivitas yang bisa Anda ajak kepada teman-teman Anda.

Semua hal di atas memerlukan effort yang cukup untuk mengajak mereka, dalam dunia nyata. Namun, bagaimana jika Anda seorang yang tidak terlalu aktif dalam dunia nyata? Anda justru malah orang yang, mungkin, aktif di dalam dunia maya, dan kadangkala mengabaikan kehidupan nyata?

Umpamanya, Anda seorang yang aktif dalam dunia nyata. Anda adalah seorang yang mempunyai jabatan penting di luar sana. Tetapi, Anda tidak terlalu aktif dalam dunia maya, bahkan bisa dibilang hanya 10% dari penggunaan waktu Anda dalam kehidupan yang berbeda. Suatu saat, Anda akan menemukan kesempatan bersama teman-teman Anda, berbicara tentang sesuatu hal, di mana Anda tidak terlalu dalam menguasai hal ini. Nah, ada dua kemungkinan yang Anda dapat dari sini.

Yang pertama, Anda bisa saja dimaklumin oleh teman-teman Anda karena teman Anda respek sama Anda, dan Anda pun disegani oleh mereka. Kemudian Anda juga bakal dikasih tahu hal yang sesungguhnya karena Anda kurang mengerti dalam hal itu.

Yang kedua, Anda bisa saja dikucilkan orang-orang karena Anda kurang dihargai oleh teman, dan Anda pun tidak terlalu dikucilkan namun juga tidak dimaklumi. Biasa aja.

Lebih parahnya lagi, apabila Anda seorang yang sangat aktif dalam dunia maya dan tergolong standar dalam dunia nyata, tetapi dalam dunia maya tersebut sering salah tingkah (dalam artian menurut saya, retard). Nah, kemungkinan Anda mendapat peluang nomor satu untuk hal sebelumnya, tetapi Anda juga bakal mendapat giliran nomor dua, dengan catatan bakal lebih sering Anda diperlakukan seperti itu.

Sebagai manusia, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Sekalipun saya tahu ini, tapi ada yang jauh lebih tahu dari itu. Peribahasanya “di atas langit masih ada langit”.

Saran saya, walaupun Anda tidak tahu hal tersebut, dan Anda merasa terjebak dalam hal ini, saya sarankan untuk jaga omongan Anda. Karena omongan Anda akan mempengaruhi pandangan dan pikiran teman-teman Anda mengenai Anda sendiri.

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s