Stalker di mata seorang Naufal

Setiap orang pernah memata-matai orang. Sebagian orang tidak pernah memata-matai orang. Berarti ada orang yang pernah memata-matai orang, salah satunya saya.

Okelah, hentikan dengan ini semua. Saya hanya praktek logika matematika yang baru saja dipelajari di kelas 10 SMA baru-baru ini.

Mungkin, Anda merasa puas atau senang jika Anda berhasil memata-matai seseorang. Perjuangan memata-matai orang pun tidaklah mudah. Anda harus tahu nama orang tersebut, lalu Anda lacak orangnya sampai ke akar-akarnya. Kira-kira begitulah kacamata stalker di mata seorang Ade Naufal.

Sekarang ini dia sedang distalk… dan entah iya entah enggak, ini bukanlah hal baik. Soal kebenaran antara stalk tidaknya itu tergantung orang yang bersangkutan.

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s