Vlog for Dummies (panduan bervlog ria)

Bosen nulis demi blog? Pengen nyari suasana baru? Vlog jawabannya.

Biasanya para-para yang bosen nulis demi blog ini mencari sensasi baru. Mereka biasanya merekam sesuatu yang menurut mereka menarik, namun bisa menggantikan suasana saat menulis blog dan bisa dibaca oleh para pembaca blog-blog mereka.

Vlog itu sendiri merupakan video blogging ya, bedanya video blogging ini kamu perlu kamera untuk mengekspresikan apa yang ingin kamu sampaikan ke para pembaca setia blog kamu. Gak harus mewah-mewah amat, dan gak harus seseram ini. Yang penting kamu senang, pembaca senang, dan gak perlu repot nulis-nulis lagi! Kamu tinggal upload video hasil rekaman kamu ke blog kamu!

Ada tipe-tipe pengguna vlog sih. Ikutin aja ya.

1. Tipe terkenal

Biasanya yang beginian sih, videonya bagus-bagus, keren-keren, saking kerennya sampe ditonton jutaan orang di seluruh dunia! Contohnya ya Freddiew.

Kalo kamu juga mau seperti ini, paling engga ya kamu musti punya skill ngedit-ngedit video sekeren ini, terus punya alat-alat video professional, terus juga… blablabla.

2. Tipe channel berseri

Kamu biasanya nonton sinetron yang berseri kan? Gak mau kalah kan? Nah, kira-kira begitu juga dengan satu ini.

Kamu juga gak mau kalah saingan, supaya kamu laris manis di depan mata orang.

3. Tipe biasa-biasa ajah

Di sini, yang kamu perlukan hanyalah webcam. Sebenarnya gak terlalu susah ya nge-vlog kalo kek begini, kamu jadi lebih tenang, lebih senang, dan banyak yang nonton video kamu!

Kalo kamu punya tampang cute/ganteng/keren/cantik/apapun itu dan ngerekam biasa-biasa aja seperti ini, pasti dijamin bakal laku video kamu! Percayalah!

4. Tipe gamer nampilin skill

Nah, biasanya sih yang beginian suka pada main yah. Kamu suka main game ini, kamu rekam videonya. Kalo kamu jago, mungkin bisa ditonton banyak orang. Tapi kalo sebaliknya? Hmm… tergantung orangnya juga. Kalo orangnya terkenal bakal ditonton banyak orang juga. Jadi sebenarnya tergantung banyak orangnya juga.

Kek gini nih.

Ato yang mau nampil juga, walo malu-malu. Gak nampak muka, tapi tangan doang, juga ada.

5. Tipe gaje

Apa-apa direkam. Apa-apa direkam. Kek gak ada kerjaan aja.

Eh ini serius, tapi banyak orang yang nggak merasa begini, padahal kerjaannya begini. Mereka nggak sadar kalo mereka udah ngerekam banyak video gaje yang entah ditonton oleh banyak orang, dan mungkin juga banyak orang yang merasa kalo video ini gak layak tonton.

Seperti ini nih. Gaje abis kan?

6. Tipe paling ancur

Nah, yang ini jangan diikuti. Sumpah, jangan diikuti.

Kamu, yang skill edit-edit saja nggak punya. Apalagi, yang mukanya pas-pasan ke bawah, terus fail, ababil, gajelas, nyampah, dll. Mending jangan ikuti video seperti ini ya.

Nah, kira-kira begitu tipe-tipe vlog menurut saya. Kalo ada yang kurang, bisa ditambah, temen-temen share aja lewat komentar di bawah! 🙂

Dan oh ya, vlog juga gak perlu susah susah amat sih sebenarnya. Yang kamu perlukan untuk membuat video blogging adalah:

– Blog (pasti, karena kamu di sini mau share video kamu lewat blog kan?)

– Video kamu (yaiyalah, kalo ngga, bukan video blogging namanya!)

– Webcam/kamera (untuk merekam video blogging kamu!)

– Software processing video (untuk membuat video kamu makin keren! plus juga sekaligus mana tau ada adegan yang perlu dipotong)

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s