Jerih payah mengikuti kontes Natal di @flutterscape

Saya sudah lama mengetahui Flutterscape sejak pada awal peredaran, pada ketika itu saat masih beta. Yah, saya sebagai orang yang suka melihat startup yang menarik, juga ikutan melihat berbagai produk yang ditawarkan dan dishare. Sepintas menarik, dengan interface yang mendukung dan juga fasilitas yang memadai. Saya bahkan pernah daftar dan memasukkan sejumlah daftar item yang dimasukkan dalam wishlists saya. Setelah itu, saya lama nggak membuka Flutterscape.

Saya kebetulan orangnya rajin ngecek email. Jadi, saya lihat ada penawaran menarik datang dari Flutterscape. Nggak sia-sia juga saya berlangganan di situsnya. Eh, tahu-tahu, emailnya itu bukan masuk ke dalam kategori Penting namun masuk ke kategori Email biasa. Makanya gak saya cek secara langsung, tapi waktu itu emang saya buka emailnya pas di hari itu juga, namun berbeda sedikit waktu.

Di dalam email itu, dituliskan ada kontes berhadiah $100 kupon belanja di Amazon yang diberikan Flutterscape setiap minggunya. Saya mendapatkan email itu, saat kontes sudah memasuki minggu keempat. Duh, saya telat! Namun, saya belum bimbang. Dalam tiga minggu terakhir, saya melihat ada dua pemenang yang mendominasi. Satu adalah Sachiee, seorang cosplayer dari Kanada. Dan satu lagi GekiDan, seorang empunya komunitas Jepang besar, domisili Filipina. Dan mereka juga nggak banyak mengumpulkan like, sekitar 30–60 like. Saya jadi semangat mengikutinya.

Saya berencana mengikuti lomba ini. Syaratnya nggak susah amat kok. Cukup dengan menshare sebuah item apa saja yang berbau Jepang, lalu kumpulkan like sebanyak-banyaknya. Langkah nomer satu menurut saya mudah, tapi yang susah adalah melakukan langkah nomer dua.

Jadi, dimulailah pertarungan saya dalam kontes ini.

Week 4 –  Semua galau bermula dari sini

Pada minggu ini, saya lagi mencari barang apa yang bagus untuk dishare. Saya kemudian minta bantuan sama abang Ferris, minta izin nyolong koleksi gambar Nendoroidnya. Maklumlah, saya kan masih newbie di Nendoroid. Jadi, saya ambil beberapa foto Hakurei Reimu di situs Deviantart miliknya. Saya pasang keterangan, bahwa saya suka barang ini. Setelah siap semuanya, langsung saya share dan saya berusaha mengumpulkan like sebanyak-banyaknya.

Err, pada hari pertama, saya mendapat 25 like. Sebuah kemajuan yang sangat berarti bagi saya. Saya masih belum putus asa, mengingat saya masih menduduki peringkat pertama. Sialnya, key-key yang saya dapatkan di komunitas saya, tidak dimanfaatkan untuk mendapatkan like yang banyak. Sia-sia sih saya mengingatnya.

Hari kedua, saya mendapatkan 25 like juga. Sepintas ini merupakan kabar yang tidak terlalu signifikan, namun setelah datang kompetitor kuat alias GekiDan, saya mulai putus asa. Bagaimana tidak, baru sore itu (di Indonesia, GMT +7) sudah mendapatkan lebih dari 100 like. BAGAIMANA MUNGKIN jika orang itu bisa mendapatkan 100 like HANYA DALAM 3 JAM?

Nah, saya mulai kebingungan dan menelaah serta mencari tahu kenapa bisa dia mendapatkan like dalam waktu singkat.  Ternyata rahasianya adalah: dia itu adalah seorang founder komunitas Jepang bernamakan JEFusion yang sudah memiliki 16 ribu fans di Facebook, 2 ribu pengguna aktif di Facebook, punya blog, punya akun Twitter yang punya follower sebesar 700 orang. Saya perkirakan, orang ini bakal mendominasi sehingga membuat saya kalah telak. Saya berpikir, jika seandainya saya bisa menirunya, saya bakal menang. Rahasia mengapa dia bisa mengumpulkan like banyak, karena dia membuat giveaway (semacam bagi-bagi gratis) berupa kaos Kamen Rider dan mensharenya ke blog, Twitter, dan Facebook.

Ternyata, dia sudah melakukan cara ini sebelumnya di minggu yang lalu. Dua hari berikutnya, like itemnya memuncak menjadi 400 lebih, membuat saya geram dan tak bisa berkutik apa apa lagi. Saya maunya sih buat klonengan, tapi sepertinya waktu tidak memungkinkan, dan mungkin ada baiknya saya ikutan buat giveaway sama seperti dia. Sehingga sampai selesai Week 4, saya masih menggunakan cara tradisional yaitu mouth-to-mouth sharing ke temen-temen, soalnya rata-rata temen saya belum terbiasa menggunakan Flutterscape, sampai yang dilike bukan dengan mengklik I want this tapi mengklik Like FB dan Tweet. Hedeuh.

Dan, akhirnya, saya kalah telak. Saya hanya mengantongi 65 like, sedangkan punya GekiDan mengantongi 508 like. Tapi sebelum saya stres, saya sudah agak baikan keesokan harinya jadi tidak mempengaruhi mental saya yang sebelumnya jatuh namun berubah naik perlahan-lahan. Oke, kali ini saya akui kehebatanmu, GekiDan.

Week 5 –  Perjuangan yang sia-sia belaka

Nah, jadi nih hari sudah memasuki hari ke 18 di bulan Desember. Sudah memasuki minggu ke lima, sekaligus minggu terakhir di kontes Flutterscape. Saya masih tidak terhiraukan karena kejadian yang sangat-sangat terpukul mulai dari dicabut jabatan, ketahuan tidur kemalaman, sampai datang monyet lepas datang menghuni rumah. Tapi sebenarnya saya memulai pertarungan ini sejak tanggal 19, hari Senin.

Kebetulan saya lagi gak punya inspirasi barang apa yang harus saya share di Flutterscape, sampai saya menemukan sebuah bookmark yang menarik. Saya kunjungi situs Dinokun, sebuah lapak jualan mainan di Malaysia. Dan saya menemukan dua benda yang memukau mata saya, yaitu nendoroid Haqua dari karakter The World God Only Knows dan figma Erio Towa dari Denpa Onna to Seishun Otoko. Bagi yang ngga tahu The World God Only Knows, ini adalah sebuah komik yang diangkat menjadi sebuah anime, yang menceritakan seorang gamer yang sangat menyukai game galge sampai menguasai seluruhnya (game galge di dunia ini) dan diberikan tantangan untuk menangkap roh-roh lepas dengan menggunakan kekuatan cinta yang bisa didapat di game galge. Saya terpukau dengan ceritanya, dan termasuk dengan karakternya yang satu ini (imut sih dan dadanya pun rata hahaha). Kalau Denpa Onna to Seishun Otoko sih kurang tahu saya, tapi setelah membuka mbah Wiki, ceritanya tentang sepupu Makoto Niwa yang ternyata dipercaya bukan berasal dari makhluk Bumi. Alasan mengapa saya memilih figma ini, karena kelihatannya yang wogh.. menawan. 😆

Saya memutuskan untuk mengunggah foto kedua barang ini, dalam share yang berbeda pula. Satu untuk Haqua dan satu untuk Erio Towa. Saya juga berusaha mengajak teman-teman saya, baik yang sudah maupun yang belum, untuk ikut membantu saya dengan me-like dan mensharenya ke temen-temen. Saya juga sudah susah payah meminta kepada temen berupa dua key Dead Island untuk memperlancar misi saya. Okelah, saat hari ketiga dan keempat pagi sampai siang saya masih memimpin klasemen. Tapi, ketika GekiDan balik memperlancar strateginya, dengan membagikan satu kaos Kamen Rider dan mensharenya ke anggotanya dengan social media, semua berubah. Kondisi kemenangan berubah ke pihak GekiDan. Saya gak mau kalah, saya tetap melakukan mouth-to-mouth sharing, dan juga gencar mengemis like kepada teman-teman.

Sampai saya geram. Pengen buat klonengan, saking nggak dapat ide mau minta ngelike ke mana.

Dan saya memang berniat untuk membuat akun klonengan dengan sangat banyak, supaya bisa menyaingi skor lawan. Dengan saran addon dari temen dan menggunakan Firefox, saya gencar melakukan Operasi Cepat Menang dibantu oleh teman saya. Dari sore sampai malam, saya bersama teman saya sudah mengumpulkan sebanyak 400 like.

Tapi, setelah dipantau terus menerus, baru pada siang hari (atau sore hari di Jepang, GMT +9) semua akun klonengan dihapus dan begitu juga dengan likenya. Pupus sudah apa yang sudah saya kerjakan. Segalanya jadi sia-sia.

Yah, selamat buat GekiDan. Semoga sukses dengan apa yang telah didapatkan berupa $300 kupon belanja Amazon. Habiskan saja buat beli mainan Kamen Rider, saya juga nggak membutuhkan semenjak kekalahan telak yang didapat pada minggu ke empat, dan juga minggu ke lima. Terima kasih juga buat Flutterscape, karena akun saya belum dibanned sampai sekarang ini. Tanpa Flutterscape, mungkin saya nggak bakal beli dua key Dead Island cuma untuk mendapatkan like banyak seperti yang GekiDan lakukan 😥

Update

Wahahaha, so it went discovered and caught that i have made all the fake accounts with the Like XD And also they have deleted them all XD

Tapi kecewa juga diejek seperti ini 😥 But it’s okay 🙂

One thought on “Jerih payah mengikuti kontes Natal di @flutterscape

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s