Perlunya sponsor iklan apakah sebanding dengan kualitas konten blog?

Menanggapi permintaan dari I, F dan R [pake inisial karena hari ini (19/10) merasa tersinggung]

Sehubungan dengan kagetnya saya mendadak (karena kok bisa bisanya pula mereka minta saran rekomendasi sponsor iklan) untuk penghasilan pribadi mereka. Sebagai salah seorang yang (gak begitu) ahli berkomputer ria, saya pikir mereka ini pasti pengen dapat hasil yang ‘instan’. Bagaimana mungkin jika mereka tidak tertarik kalau tidak diberi tahu sama si Reza? Alah, kalau emang maunya begini, berarti musti diberi penjelasan lebih lanjut dulu nih.

Kalau memang ingin mendapatkan penghasilan dari iklan yang dipasang oleh pihak ketiga (customer), sebagai blogger kalian harus mencapai kriteria berikut:

  1. Konten blog kamu musti diperntukkan secara spesifik dan untuk pembaca tertentu. Contoh: F yang otaku (suka manga dan anime) seharusnya memberikan tulisan tentang anime yang ditontonnya atau manga yang sudah dibacanya. Atau bagi yang suka artis-artis luar negeri, bisa dibuat tulisan perkembangan mereka. Tulisan gak harus menjiplak, dan TIDAK JUGA dikopi-paste begitu saja. Pembaca pastinya mengincar apa yang sedang dicarinya; dan tulisan-tulisan yang kamu buat juga berpengaruh besar dalam mempengaruhi pembaca sehingga pembaca tetap mau datang mengunjungi blog kamu karena tulisan-tulisan kamu menarik.
  2. Pastikan desain blog kamu bagus, minimalis, dan tidak terlalu memakan bandwidth terlalu banyak. Blog yang berdesain bagus biasanya memacu para pembaca untuk tertarik melihat isi blog kamu. Memang, bagi pembaca dengan koneksi berkecepatan ngebut pastinya tidak mengalami kendala, namun bagaimana dengan pembaca yang masih menggunakan koneksi siput? Gak usah memasang terlalu banyak widget, cukup yang minimalis saja.
  3. Mencari duit itu gak segampang membalikkan telapak tangan; itu artinya kamu butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Setidaknya, apakah di blogmu sudah banyak tulisan yang pernah kamu tulis? Apakah isinya bagus? Apakah rata-rata disukai para pembaca? Jika iya, maka kamu sudah siap untuk mendapatkan duit. Kemudian selalu mencari komunitas blogger yang cocok untuk kamu, karena dengan mengikuti sebuah komunitas kamu bisa bertanya seputar blogger, bahkan bisa mendapatkan rekomendasi sponsor dari teman-teman blogger.
  4. Rajin blogwalking. Kan gak mungkin tinggal di ‘rumah’ terus, sesekali perlu ‘udara segar’. Kamu bisa kok kunjungi blog teman-temanmu, beri pendapat tentang artikel mereka, dan mereka juga akan menghargai artikel kita jika kita rajin rajin mendatangi ‘rumah’ mereka. Hubungan itu perlu, dan blog tak akan hidup tanpa hubungan di luar blog.

  5. Inspirasi dari teman itu perlu, tapi komitmen lebih perlu lagi. Kalau kamu memang pengen dapat duit dari sponsor, jangan cuma berharap! Selalu memberikan aspirasi baru di blog kamu dan blog kamu ramai akan pengunjung, sponsor pasti senang untuk bekerjasama denganmu karena blog kamu itu ‘hidup’.

  6. Blog bagai sarana untuk mempromosikan diri kamu. Dasar memasarkan diri dengan personal branding itu perlu, karena pembaca lambat laun akan mengenal blog kamu jika mereka terus membaca blog kamu, dan tidaklah mungkin mereka mengenal diri kamu dari blog jika pada dasarnya tidak ada pondasi untuk mempromosikan diri. Dan hanya karena itu jangan berputus asa tidak berblogging. Mungkin ada masanya di mana kamu tidak nafsu ngeblog, itu wajar. Tapi jangan kelamaan. Pembaca tidak akan puas dengan perkembangan blog kamu, begitu juga dengan sponsor kamu. Hal ini menjadi salah satu potensi mengapa kamu harus bisa memasarkan diri kamu dengan blog dan juga hal dasar untuk menarik para sponsor.

  7. Soal iklan, terlebih dahulu cek apakah kamu menggunakan blog gratisan penuh, gratisan tapi fitur terbatas, atau hosting sendiri? Blogspot sepenuhnya gratis, kamu bisa memasang iklan di mana pun letaknya yang kamu mau. Hindari pemasangan iklan seperti di WordPress, Multiply, dan blog berbasis non-third party ads lainnya. Atau, jika kamu punya blog yang hosting sendiri, walaupun itu WordPress (asal tau aja ya, WordPress ada juga loh yang bisa kita hosting sendiri) atau blog CMS, kita juga boleh kok pasang iklan di blog yang bersifat self-hosting (hosting sendiri). Kalau sudah tahu, baru kita lanjut tahap sponsor iklan.

  8. Sebelum kamu mencari sponsor sendiri, terlebih dahulu kamu buat tempat untuk iklan (ukuran bisa kotak besar, persegi panjang mini, atau persegi panjang lebar namun kecil), ketentuan mengiklan di blog kamu dan harga iklan yang kamu terapkan untuk dipasang. Tergantung ukuran dan pemakaian, harga mengiklan di tempatmu mungkin bisa lebih murah atau lebih mahal, tergantung konten yang kamu tawarkan apakah lebih bagus atau justru sebaliknya.

  9. Pandai-pandailah memilih sponsor iklan, dan sesuaikan dengan iklanmu. Kan gak mungkin kalau blogmu isinya islami tapi iklannya sendiri bersifat dewasa. Gak nyambung abis.

  10. Terakhir, jangan lupa untuk rajin-rajin memperhatikan blogmu.

Mungkin, begini aja saran dari saya. Kalo ada kekurangan, mohon ditulis di komentar bawah 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Perlunya sponsor iklan apakah sebanding dengan kualitas konten blog?

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s