Galau malu malu #3

Yah, kembali menemukan kegalauan ini, kali ini di hari Kamis. Di kala saat itu, aku sedang ikut bertugas sebagai anggota OSIS, untuk membagikan natura. Ya, natura itu bagi bagi sembako ke orang-orang yang tidak mampu. Jadi aku (lagi lagi menumpang) di mobilnya si Shahnaz. Aku dari tadi diam saja.

Sesampai aku di sana, aku berlagak seperti biasa, seolah olah tidak terjadi apa apa. Lalu, setelah selesai membagikan (dan aku juga berkesempatan berfoto), kami jadi makan makan di Sun. Di kala itu, Reza tengah membelikanku Pizza Hut, berpatungan dengan si Rohim. Kami makan berlima. Aku, Shahnaz, Reza, Rohim, dan satu lagi anak yang tidak kuketahui namanya.

Rupanya, si anak yang tidak kuketahui ini namanya tengah malas membayar hutangnya. Makanya si Reza dari tadi minta hutang melulu.

Tahu tahu, aku dan Shahnaz berkesempatan mengambil card readernya. Si Reza rupanya ngambek, dan minta dibalikin. Hal ini terus berlanjut, sampai pulang. Sesampai pulang, barulah dikasih card readernya, tapi tidak kukasih yang satu lagi. Flash disknya yang katanya diambil sama aku tidak tahu di mana lagi sekarang. Begitu juga dengan card readernya.

Akhir Ramadhan, si Reza bilang ke aku:

De aku sudah putus sama si Shahnaz

Terkejut aku. Si Shahnaz pun berkata demikian:

Bang aku udah putus loh sama temenmu (Reza)

Wah, kok bisa ya mereka pacaran, padahal si Reza alibi bilang gak mau hubungan sama dia lagi. Aku pun mulai curiga. Dan mulailah kecurigaanku pada si Reza.

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s