Galau in love #1

Setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya galau. Dan aku pun termasuk golongan di antara mereka.

Kadang di saat luang, kita masih bisa menentukan kesempatan dengan baik. Tapi bagaimana jika kita gunakan kesempatan itu di waktu sempit? Aku tidak cepat dalam merespons.

Dimulai pada saat Jum’at lalu, pada saat itu saya bersama empat orang lainnya dipanggil karena ada suatu yang mendadak. Langsung saya mengangkat badan saya menuju pintu keluar mushola. Kebetulan pada saat itu sedang ada Isra’ Miraj di sana.

Rupanya, ada undangan dari sekolah untuk mengikuti seminar menjadi ilmuwan muda (entah kenapa kok gak ada hubungan sama sekali sama komputer/ICT). Saya bersama empat orang lainnya, Reza, Bramasta, Rahim, dan Shahnaz. Dua orang satu angkatan denganku, dua lagi adik kelasku.

Pertama kali lihat si Shahnaz (lupa bilang kalo dia ini cewek), hmm bolehlah. Spontan si Reza bilang, “Wah manis juga yah dia.”

“Iya, bener tuh. Aku setuju,” kataku.

Acaranya dikatakan mulai pada hari esok. Aku sudah siap, dengan laptopku yang walaupun sudah agak tua renta ini usianya, tapi masih bisa dipakai. Kecuali DVD externalku yang sudah rusak karena piringannya yang kurang bisa memutar dengan jelas. Aku hanya bisa berharap suatu saat nanti aku bisa membelinya yang baru. Sementara ini aku menitip dulu dengan temanku.

Ngomong-ngomong, mengenai acara, aku juga sibuk. Aku bingung memilih antara tiga-empat pilihan. Apakah aku harus membetulkan komputer guru agamaku dulu? Ah tapi aku masih sibuk. Atau aku harus ikutan lomba foto di turnamen biliar? Itu bisa aku lakukan nanti. Atau justru aku ikuti workshop? Tapi seminarnya Sabtu ini, dan kukira workshopnya ada lagi esok hari.

Oke, jadi aku memilih lebih dulu untuk seminar tentang bagaimana cara menjadi ilmuwan muda. Aku heran kenapa seminar ini memakai laptop, tapi kujalani saja. Aku bawa juga, kebetulan ada pelajaran komputer.

Pada siang hari, aku bersama empat orang lainnya menemui bapak guru yang juga akan menemani kami berlima. Dengan bermodal mobil adik kelas, kami menuju ke Ruang Konferensi Perpustakaan USU dalam hitungan beberapa menit. Lewat Medan Baru, kemudian ke Letjen. Djamin Ginting, kami sudah berada di sana. Tampak di seberang dua-tiga pasang seng menutupi areal eks-pasar USU (yang lebih dikenal sebagai pajus) ditutup lebih dari tiga bulan yang lalu.

Begitu sampai, kami langsung menuju ke dalam. Di sana, suasana terasa sepi. Gak terlalu ribut. Kami berusaha mencari ketenangan seketika. Lalu, ketika pak guru menyuruh kami untuk masuk, kami akhirnya masuk juga ke dalam. Tampak suasana kalem dan tenang di ruangan.

Mencoba untuk tenang, saya berusaha mencari cara, tapi tanpa hasil. Setelah mendaftar ulang, kali ini aku duduk di tempat yang posisinya agak pas buat mencharge laptop. Kebetulan ada satu yang tersisa, tapi kemudian aku baru menyadari kalau ada dua. Tampak ada sepasang CCTV di dalam ruangan.

Aku, Reza dan Bramasta duduk di depan. Pak guru duduk di belakang tapi agak kanan. Shahnaz dengan Rohim duduk di belakang kami. Sepintas kami biarin aja. Tapi agaknya setelah mereka makan berdua di A&W. Si Reza baru menyadari perlahan lahan diri si Shahnaz dan oh, satu hal yang penting yang ternyata Reza tau kalo dia punya pacar. Dia kecewa.

Omongan pembicara terasa pusing untuk didengar. Aku semakin galau. Ketawa iya, bingung iya, geje iya. Semua iya. Kebelet pipis pun iya.

Pulangnya, pun aku agak gregetan karena numpang di mobilnya. Aku galau mau pulang atau les. Kebetulan aku juga belum solat. Ya udah deh, karena udah agak kepepet, trus juga salah paham antara Zipur dengan Yon Zipur di Helvetia, akhirnya ke Griya aja deh sekalian les sama solat. Seperjalanan si Shahnaz pada nyanyi mulu, ngikutin alur CD musik.

Advertisements

Ingin berkomentar? Jangan segan-segan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s